Opini

Bersiap Menyambut AC Milan yang Lebih Modern

Spread the love

Sebuah era baru sedang mulai dijalankan di AC Milan yang baru saja ditinggalkan dua legenda mereka, Gennaro Gattuso dan Leonardo. CEO Ivan Gazidis yang berada di bawah manajemen Elliot, menjanjikan AC Milan yang lebih modern dibanding klub-klub Italia lainnya.

Milan yang modern itu dimulai dengan menerapkan filosofi baru. Filosofi yang harus segera dijalankan jika Milan tak ingin jatuh ke jurang yang lebih dalam.

Filosofi baru itu datang karena Milan telah mengalami mis-manajemen setelah dilepas oleh Silvio Berlusconi. Di bulan April 2017, Yonghong Li membeli Milan dan mengucurkan banyak dana untuk membeli pemain dengan target bisa menembus Liga Champion. Sayangnya upaya itu gagal dan justru membuat Milan jatuh ke dalam krisis keuangan. krisis keuangan yang berbuntut pembatasan finansial dan ancaman sanksi dari UEFA.

Apa yang dilakukan Yonghong Li itu sebenarnya hanyalah sebuah reaksi, yakni sebuah cara singkat untuk mengembalikan kejayaan Milan dengan uang yang mana telah gagal. Tepat di situlah yang ingin diubah oleh Gazidis. Gazidis pun ingin mengembalikan kejayaan Milan namun dengan perencanaan yang lebih memiliki arah jangka panjang. Inilah filosofi baru Milan dalam menjalankan klub.

Filosofi baru Milan itu dijabarkan Gazidis dalam 3 cara. Pertama, dia akan mereorganisasi keuangan Milan. Pria berwarga negara Afrika Selatan itu akan mencari sumber-sumber pemasukan baru yang kemudian diinvestasikan kembali ke klub. Kedua, dia akan meningkatkan kualitas tim dengan berinvestasi pada pemain-pemain muda. Pemain ini bukan untuk dijual kembali, namun dimasukkan ke dalam tim primavera Milan sehingga menjadi bagian dari dna Milan. Terakhir, dia akan mulai memikirkan soal stadion, entah akan memodifikasi atau membangun stadion sendiri.

Di benak supporter, filosofi baru Milan ini memang tidak terlalu menggembirakan mengingat jika filosofi ini benar-benar dijalankan maka Milan akan berpeluang mengalami puasa gelar yang lama. Maka dari itu fans AC Milan harus mulai merubah pandangannya terhadap klub bahwa ini adalah visi jangka panjang untuk memordenisasi Milan. Gazidis memang ingin mempraktekkan manajemen ala klub-klub Inggris dimana praktek manajemen klub-klub liga Inggris lebih modern dibanding klub-klub Italia.

Juventus pernah melakukannya dan berhasil bangkit dari kasus calciopoli.
Jadi ini bukanlah akhir, melainkan awal dari AC Milan yang baru.

3dente TV