Berita pilihan Spesial

Hikayat Perjalanan Fiorentina di Musim 1998-1999

Spread the love

Diisi oleh segudang pemain bertalenta, memanaskan persaingan musim 98-99, Fiorentina menggoreskan tinta spesial yang akan selalu dikenang oleh generasi millennium baru. Musim 98-99 menjadi musim yang menjanjikan bagi Fiorentina, betapa tidak, saat itu Fiorentina sangat kuat menjadi kandidat peraih Scudetto.

Lapangan tengah Fiorentina saat itu dihuni oleh Rui Costa, gelandang hebat milik timnas Portugal. Di bawah mistar, Fiorentina mempunyai nama FrancescoToldo, kiper kawakan timnas Italia. Lini depan Fiorentina yang dikenal paling menakutkan, duet Gabriel Batistuta dan Edmundo senantiasa menebar teror di kotak pinalti lawan.

Musim itu, Fiorentina di bawah asuhan pelatih ternama, Giovanni Trapattoni. La viola membuka empat pertadingan pertama musim itu dengan poin sempurna, termasuk kala menghajar AC Milan 1-3 di stadion Sansiro.

3dente Fiorentina saat itu, Rui Costa, Batistuta dan Edmundo jelas menebar ancaman nyata bagi tim-tim seperti Juventus, Inter, AC Milan, Parma, Lazio dan AS Roma. Kreatfitas dan kecerdasan Rui Costa ditunjang oleh kecepatan dan kegesitan Edmundo. sementara tendangan-tendangan gledek nan mematikan milik batigol menjadi senjata pamungkas Mr. Trap saat itu.

 

Public Firenze begitu wajar kala itu bermimpi indahnya meraih Scudetto ketika mereka berhasil menjuarai paruh musim 98-99. Sayang, impian mereka semakin kabur ketika mereka mulai goyah di pekan ke 20. Saat itu, Fiorentina tertahan AC Milan di markas sendiri dengan skor 0-0. Di pekan selanjutnya, Fiorentina justru takluk di markas Udinese. Hasil 0-0 melawan AS Roma di pekan selanjutnya melengserkan Fiorentina dari puncak klasemen.

Tanggal 21 Februari tahun 1999 itulah terakhir kali Fiorentina menjadi pemuncak klasemen musim itu. Cedera yang melanda mesin golnya, Batigol, menjadi indikasi paling kuat merosotnya perfoma Fiorentina saat itu. Musim 1998-1999 menjadi milik AC Milan yang musim itu tidak mampu mengalahkan kehebatan talenta-talenta sepak bola milik Fiorentina.

Musim 1998-1999 adalah tahun terakhir, Fiorentian pantas menyandang menjadi The Magnificent Seven. Pasalnya, prestasi terus merosot dari musim ke musim sampai puncaknya mereka terdegradai di tahun 2002.

3dente TV