Berita

Staf Medis di Serie A Ancam Mogok Massal dan Sarankan Tiru Jerman

Spread the love

Ketidakjelasaan kembali bergulirnya ke Serie A disebabkan karena otoritas sepak bola Italia dan pemerintah Itaia belum menemukan kesepakatan tentang protokol khusus penyelenggaraan Serie A. sementara itu, beberapa tim sudah melakukan latihan. Hal ini membuat para petugas medis klub merasa gerah. Mereka merasa dibiarkan sendirian dalam menjaga para pemain.

Dilansir dari kanal berita sepak bola Italia, Football Italia, para petugas medis menuntut FIGC untuk memberikan perlindungan sipil dan dan payung hukum bagi mereka. Amedeo Baldari, doktor tim Sampdoria meminta otoritas sepak bola Italia untuk mendengar suara para petugas medis. Baldari bahkan menyuarakan peringatan bagi FIGC, bahwa para petugas medis bisa meakukan aksi mogok atau pengunduran diri secara masal kalau tidak segera diberikan perlindungan.

Kepala petugas medis sepakbola, Profesor Enrico Castellacci, bahkan memberikan saran kepada FIGC dan pemerintah Italia untuk meniru protokol yang digunakan Bundesliga dalam memulai kembali Liga di tengah pandemi. Hanya saja, Castellacci meragukan bahwa Italia bisa meniru Jerman. Castelacci menilai bahwa pemerintah Italia tidak ingin benar-benar ingin melajutkan Liga.

Menurut Castellacci, Jerman benar-benar ingin liga berlanjut hanya dengan protokol karantina selama 15 hari karena mereka sangat siap dengan persediaan alat-alat medis. Sementara, Italia masih ragu melanjutkan Liga karena belum mampu menyediakan alat-alat medis seperti yang dilakukan Jerman. Castellacci menganggap metode Jerman adalah metode yang sangat bisa diterima.

 

3dente TV