pilihan Spesial

Venezia, Legenda Tim Semenjana Serie A

Spread the love

Kecantikan Serie A memang selalu menyimpan sejuta kenangan. Tidak terkecuali pada klub-klub kecil yang mewarnai sepak bola Italia. Sejenak kita kembali ke akhir tahun 90an, ada satu tim yang khas di telinga kita, berasal dari kotak cantik di Italia. Klub tersebut itu adalah Associazione Calcio Venezia 1907.

Venezia pernah menorehkan cerita tersendiri di perhelatan Liga Italia pada musim 1998-99. Betapa tidak, Venezia yang saat itu nampak sudah pasti akan terdegrasi, mendadak membabibuta seiring datangnya pemuda asal Uruguay, Alvaro Recoba.


Recoba yang saat itu masih kalah saing dengan deretan bintang yang menghuni lini depan Inter Milan justru menjadi penyelamat bagi Venezia. Musim itu tidak hanya mengantarkan seorang Alvaro Recoba meniti karir di Serie A, tetapi juga mengasah ketajaman seorang Beppe Marotta sebagai direktur olahraga.
Sayang, cerita Venezia sebagai sebuah klub sepak bola tidak semanis namanya sebagai kota, atau tidak secemerlang karir Alvaro Recoba, Associazione Calcio Venezia 1907 sangat akrab dengan kesulitan keuangan.


Setelah menuai kisah dramatis di musim 98-99, Venezia tidak bisa lagi mengelak terjun ke jurang degradasi di musim 1999-2000. Pada musim 2001-2002, Venezia kembali ke serie A, tetapi musim itu juga mereka kembali terdegradasi. Pada tahun 2005, Venezia dinyatakan bangkrut.

 

Sempat berjuang untuk bangkit kembali dari divisi C2, Venezia yang saat itu mengubah namanya menjadi S.S.C Venezia kembali mengumumkan kebangkrutannya pada akhir musim 2008-2009.

Pada musim 2011-2012, Venezia kembali berlaga di Serie D dengan nama Football Club Unione Venezia. Venezia berhsil mejuarai kompetisi musim itu. Tragisnya, Venezia kembali harus mengumumkan kebangkrutnnya untuk kali ketiga.

Kini Venezia sudah kembali ke Serie B berkat suntikan dana dari seorang pengacara asal New York, Joe Tacopina. Cepatlah kembali ke habitat aslimu wahai Legenda tim semenjana Serie A.

 

3dente TV